Jumat, 09 Januari 2015

MENGENAL PRESIDEN AMERIKA SERIKAT KE 1 “GEORGE WASHINTON” ( 1732 – 1799 )



Kita Semua Wayang - Sabtu, 10 Januari 2015 - 12:10 WIB
 
George Wasshington 1732 - 1799 ( Foto: SP )
George Washington (1732-1799)
“Marilah kita ciptakan suatu pedoman, yang jadi tujuan orang-orang bijaksana dan terhormat di kalangan bangsa kita; yang selebihnya itu kita serahkan saja kepada kekuasaan Tuhan.              (Pidato di depan Dewan Konstitusi dalam tahun 1787.)

Di atas pundak George Washington, sebagai presiden pertama, terletak tugas yang belum pernah dialami sebelumnya.  Tugas memimpin pemerintahan nasional.  Yaitu memerintah 13 Negara Bagian yang terpisah-pisah, dan mempertahankan kemerdekaan, yang baru saja diperjuangkan oleh orang-orang berpikiran merdeka dari negara-negara bagian tersebut.  adalah tugas yang luar biasa dapat menciptakan ide radikal semacam itu oleh pemerintahan rakyat yang merdeka pula.  Ide yang dilaksakan oleh orang-orang merdeka itu benar-benar merupakan kata-kata mulia yang tersurat secara segar di dalam knstitusi yang menjadi pedoman mereka.  waktu itu belum ada gedung-gedung, belum ada departemen-departemen.  Belum ada tatacara atau prosedur, petunjuk atau tradisi tertentu, dan tugas maha besar yang menunggu.

Sebagai pemilik tanah kolonial, Washington merupakan jenis manusia baru dalam sejarah.  Di dalam dirinya bergabung ide-ide peradaban Barat  dengan kekuatan fisik yang besar dengan jiwa mereka yang hebat yang dimiliki orang-orang yang hidup di perbatasan.  Di antara orang-orang yang demikian keadaannya itu, Washington merupakan tokoh yang paling terkemuka.  Pekerjaannya adalah sebagai surveyor dan prajurit di perbatasan sebelah Barat.  Pada usia 23 tahun dia menjabat sebagai komandan pasukan Virginia.  Dia pernah menjadi anggota Dewan Burgess bertahun-tahun sebelum Kongres Kontinental memilihnya sebagai pimpinan Tentara Negara itu.  Sebagai komandan pasukan dia berjuang bersama-sama pejuang bangsanya memenangkan peperangan yang berjalan bertahun-tahun.  Kemudian secara diam-diam dia mengundurkan diri dari lapangan.  Para pemilih Presiden dari seluruh Negara Bagian yang hampir berdaulat itu, dengan hati-hati memilih orang yang akan memegang kekuasaan atas seluruh Negara Bagian.  Mereka tidak merasa kuatir melihat orang yang begitu rela melepaskan pengawasan terhadap tentara yang baru saja memenangkan perjuangan.

Washington melaksanakan tugas-tugasnya sebagai presiden dengan suatu sikap yang sederhana.  Walaupun dia berusaha untuk tetap bebas dari partai-partai, nyatanya dia lebih dekat kepada Hamilton, tokoh Federalis, Menteri Keuangan dalam Kabinetnya, daripada kepada Jefferson, tokoh Demokrat, Menteri Luar Negerinya.  Dia dengan tegas menolak dipilih untuk ketiga kalinya.  Dia menikmati sisa umurnya dengan aman di Mount Vermon.  Di daerah itu terletak kuburannya sampai sekarang. Dari seluruh tugu peringatan yang dramatis adalah menara yang indah di Washington DC, yang melambangkan aspirasi bangsa Amerika, yang secara indah dijelmakan dalam diri Presiden A.S. yang pertama itu.

George Washington :

Lahir / Wafat : Dilahirkan di Wesmorelend County, Virginia, 22 Pebuari 1732 / wafat di Mount Vermon, Virginia, 14 Desember 1799.  

Pendidikan : Sekolah Umum 


Kawin : Dengan Martha Dandridge Custis 1759
Karier :
                —Pengawas di daerah perbatasan sebelah barat 1748
                —Perwira dalam pasukan Virginia 1752
                —Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Virginia 1755
                —Anggota Dewan Burgess 1759-1974
                —Anggota Kongres Kontinental 1775-1983
                —Ketua Konvensi Konstitusi 1787-1788
                —Presiden 1789-1797
Putaka:
Vincent Wilson Jr. 1982. The Book Of The Presidents - ‘Presiden-Presiden Amerika Serikat’ – Alih Bahasa oleh Drs. Abdullah Amry – Penerbit Mutiara Jakarta – Cetakan kedua 1982

Sabtu, 10 Januari 2015
Slamet Priyadi
Di Kp. Pangarakan, Bogor





1 komentar: