Rabu, 21 September 2011

UNGKAPAN KASIH: SEKALI BERMAIN SEKS USIA TAMBAH 10 TAHUN


Pasangan Penganti
Harian terbit, 21 Sept. 2011 – Hubungan intim di ranjang selain mengasyikkan, juga membuat sehat dan panjang usia. Sedikit berkeringat saja sudah bisa memanjangkan usia 10 tahun.

Manfaat secara umum, salah satu penelitian medis yang dirilis Times of India mengungkapkan hubungan seks Secara teratur akan meningkatkan hormon, mempertahankan kesehatan jantung, meningkatkan funsi otak dan meningkatkan kekebalan tubuh. Katakanalah, seks bisa membuat anda akan terlihat lebih muda dari usia sesungguhnya.

Bukan hanya jumlah hubungan seks yang memperpanjang usia seseorang, demikian juga kualitasnya. Hasil studi penelitian menemukan, orgasme yang kuat setara dengan suntikan valium, sejenis obat yam dapat mengurangi stress dan merelaksasi tubuh.

Orgasme juga meningkatkan imunitas tubuh dan memerangi infeksi seltubuh hingga 20 persen. Dua kali orgasme setiap minggu memungkinkan penurunan resiko jantung lebih dari 30 persen.
Studi lainnya menunjukkan pasangan menikah yang bahagia cenderung hidup lebih lama daripada laying maaupun pasangan menikah yang tak harmonis. Fakta dari studi juga menyebut, orgasme secara teratur membuat pria dua kali lebih mungkin mencapai usia tua daripada orang yang jarang melakukan hubungan seks. Wanita yang rutin menikmati orgasme bisa hidup delapan tahun lebih lama.

Berpelukan bukan hanya awal yang menyenangkan dari sesi intim. Memeluk pasangan bisa melepaskan hormone oksitosin yang berkaitan dengan peningkatan harapan hidup.
Baik hewan maupun bayi yang kekurangan hormone ini tidak bisa berkembang dengan baik dan cenderung mengalami pertumbuhan gagal. Penelitian menemukan, oksitosin memperpanjang usia dan menurunkan resiko depresi.
Agar hormone ini diproduksi dalam jumlah besar, jangan lupa member pijatan sensual, memprbanyak belaian dan sentuhan intim bersama pasangan.

Berkeringat
Aktifitas seks seks member manfaat hamper sama seperti berolahraga tanpa harus berlatih di pusat kebugaran. Hubungan intim selama 20 menit akan meningkatkan sirkulasi dan metabolism serta membakar sekitar 30 kalori.
Tidak hanya itu, berkeringat selama aktifitas seks juga membantu menjaga kepadatan tulang dan menghindari osteoporosis di kemudian hari. Wanita paruh baya yang melakukan hubungan seks memiliki kepadatan tulang dua kali lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak. Untuk itu, ingatlah untuk selalu mencari posisi baru yang menantang dalam sesi intim anda. (aw) / Diposting oleh Denmas Priyadi di Lido-Bogor

Sabtu, 17 September 2011

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODE CERAMAH by Slamet Priyadi

Mengajar dengan metode ceramah
 Metode ceramah merupakan cara penyajian materi pembelajaran melalui penuturan secara lisan.  Dalam arti, penjelasan langsung kepada sekelompok siswa di kelas. Metode ceramah ini sampai sekarang masih sering, dan acapkali digunakan oleh para guru dan para instruktur dalam menyampai materi pembelajara. Hal ini oleh karena guru biasanya belum merasa puas jika dalam mengelola pembelajaran tidak melalukan ceramah. 

Begitu pula dengan para siswa, pada umumnya mereka masih terbiasa dengan dengan metode ini, sehingga mereka beranggapan ada guru berceramah di kelas berarti ada pelajaran, tidak ada guru berceramah di kelas berarti tidak ada pelajaran. Metode ceramah adalah salah satu cara dalam mengimplementasikan strategi pembelajaran ekspositori.

a.    Kelebihan dan kelemahan metode ceramah
Ada beberapa alasan mengapa metode ceramah sering digunakan. Alasan ini sekaligus merupakan keunggulan metode ini.

1)    Ceramah merupakan metode yang murah dan mudah untuk dilakukan. Murah dalam arti, proses ceramah tidak memerlukan peralatan dan perlengkapan yang rumit seperti pada metode demonstrasi atau peragaan.  Sedangkan mudah berarti ceramah hanya mengandalkan suara guru.

2)    Ceramah dapat menjangkau penyajian materi pembelajaran yang lebih luas. Ini berarti banyak materi pembelajaran yang dapat dirangkum dan dijelaskan pokok-pokoknya saja oleh guru dalam waktu singkat. 

3)    Ceramah dapat terfokus hanya pada pokok-pokok materi inti. Dalam arti, guru dapat mengatur pada materi mana yang menjadi prioritas sesuai dengan kebutuhan dan tujuan indicator yang ingin dicapai.

4)    Dengan metode ceramah, guru dapat memantau keadaan kelas, karena kelas sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya saat menyampaikan materi pembelajaran.

5)    Dengan metode ceramah pengorganisasian kelas menjadi lebih sederhana dan praktis, oleh karena tidak membutuhkan persiapan-persiapan yang macam-macam. Asal kan siswa dapat menempati posisi tempat duduknya dan mendengarkan materi pembelajaran yang disampaikan guru, itu sudahlah cukup.
       
Adapun kelemahan-kelemahan metode ceramah ini, antara lain:

1)    Materi yang dikuasai siswa terbatas hanya pada apa yang telah dikuasai dan disampaikan guru. Ini merupakan kelemahan yang paling dominan pada metode ceramah, oleh karena apa yang telah disampaikan guru itulah yang diperolehnya dan dikuasainya.

2)    Penyampaikan ceramah yang tidak dibarengi dengan peragaan dan contoh-contoh hanya bersifat verbalistik dan menbosankan. Ini merupakan kelemahan yang dimiliki metode ceramah, karena guru dalam penyajiannya hanya mengandalkan bahasa verbal sedangkan siswa hanya mengandalkan kemampuan auditifnya. Di sisi lain kemampuan siswa secara auditif berbeda-beda, termasuk dalam menangkap materi pembelajaran melalui pendengaran.

3)    Kemampuan guru berbicara dan bertutur kata-kata yang tidak baik, acap kali menjemukan dan membosankan siswa, sehingga siswa menjadi tidak memperhatikan materi pembelajaran, mengantuk atau mengobrol dengan teman sebangkunya. Jika mereka diam akan tetapi pikirannya kemana-mana  sebab tidak mengerti dengan apa yang disampaikan guru sebab penyampainnya tidak menarik.

4)    Dengan metode ceramah, sangat sukar untuk mengetahui apakah siswa sudah mengerti dan sudah memahami dengan apa yang telah disampaikan guru. Ketika guru mengadakan pertanyaan pada umumnya lebih banyak yang diam dan tidak menjawab pertanyaan, meskipun tentu tidak semua siswa seperti itu.   
( Referensi: “BAHAN AJAR PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU” – UHAMKA 2009 )

"SUNGSANG BAWONO 2" By Panembahan Rama Madiun SENIN, 29 AGUSTUS 2011

"SUNGSANG BAWONO 2" By Panembahan Rama Madiun
SENIN, 29 AGUSTUS 2011
( Panembahan Rama Raja Maya Garuda Kencana Sakti Bung Karno Ki Sukarwo Surya Negar Jagul Alam Sunan Pojok Pangeran Sedah Sosrobahu Padepokan Tajul Muluk Kahuripan - Madiun )


NGGIH SUNGSANG BAWONO BALIKPUN DIWIWIT
TANGGAL 19 AGUSTUS ...
MATAHARI MEMANCARKAN SINAR KEKUNINGAN
SINAR KETUHANAN YANG MAHA ESA
TANGGAL 21 AGUSTUS...
BULAN MEMANCARKAN SINAR MERAH
TANGGAL 27 AGUSTUS...
DI ALAS KETANGGA DAN...
DI PADEPOKAN TAJUL MULUK KAHURIPAN MADIUM
SAMBIREJO PREKUL REJOMULYA
NUR CAHYA PUTIH
NUR CAHYA HITAM PUN MAKEMPAL
UTAWI ENGKANG KASEBUT
KUNCUNG PUTIH
PAKUNING ALAMPUN BADHE NGAWITI
PRANATAN JAGAD ANYAR GINELAR
MANGSA WADAH ENGKANG SATUHU
ENGGAL DITATA ENGKANGSAESTU
NING NIKI MBOTEN MEKSA NGGIH MENAWI PIKADOS
SUNAN POJOK PANGERAN SOSROBAHU
NETEPI JANJI ROMO SABDA PALON
NETEPI JANJI ROMO SUKARNO

( Diposting by S.Priyadi-Minggu,17 Sept.2011 di Lido-Bogor )

Senin, 12 September 2011

“DADI NYOTO” by Rama Soedarsono-Rabu Kliwon, 5 Sept 2011


“DADI NYOTO” by Rama Soedarsono
Padepokan Tajul Muluk
Kahuripan – Madiun

Lali…lali…den elingno
Nganti lali iku kang sembrono
Dieling eling saben dino
Koyo lintang panjer rino
Ora perlu diroso ngersulo
Ing Tembe jodo ciloko
Saringane jagad wis teko

Reff:

Ayo padha memuja
Marang Gusti Kang Maha Kuwasa
Bisa tansah pinarengana
Aman damai adil mulya
Ing pangajab Nusantara
Muga-muga bisa dadi nyata
Ora mung kandha cerita
Dadi mercusuar ing donya

( Senin,12 Sept 2011-jam 4.30 Wib Slamet Priyadi di Lido-Bogor )


Sabtu, 10 September 2011

"SEMAR MBANGUN KAYANGAN" by Semar

HYANG SEMAR
TELAH DATANG SANG FAJAR
SEJUK NYAMAN SINAR CAHAYANYA
LEMAH LEMBUT AWAL MULA
PENGANTAR BAHTERA MENUJU ISTANA DI PULAU CITA-CITA

NUSANTARA JAYA SAKTI
NUSANTARA MECUSUAR DUNIA
NUSANTARA MULYA TIYASA
TITI MANGSA JEJERING AKSARA JAWA RA GA RA MA
KAWIWITAN MALAM PURNAMA SIDI WULAN SURA
KING WALI SAKTI IS BORN MALAM 15 BULAN MARET
SINEKSENAN MUNCULNYA SANG BATARA ISMAYA 
     DI DEPAN PURNAMA 
( Posted by Slamet Priyadi - Minggu,11 September 2011 ) 

"PRINSIP BUDAYAWAN" by Ki Sukarwo Padepokan Tajul Muluk


"PRINSIP BUDAYAWAN" by Ki Sukarwo
 Padepokan Tajul Muluk
Kahuripan – Madiun

BENDERA PUSAKA  MERAH PUTIH

SABTU, 10 SEPTEMBER 2011 – PADEPOKAN TAJUL MULUK :  Budayawan itu harus memiliki prinsip dan sikap seperti apa yang diteladani oleh Ki Hajar Dewantara yaitu:

    *  Ing ngarso sung tulodho
*  Ing madyo mangun karso 
  *  Tut wuri handayani

•  Apa artinya hidup jika tidak memiliki gerak?
•  Apa artinya gerak kalau tidak memiliki kekuatan? 
•  Apa arti kekuatan jika tidak untuk berjuang?
•  Apa artinya berjuang kalau tidak untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan Negara?
•  Apa artinya masyarakat, bangsa dan Negara jika perikehidupan tidak tertata aman, adil dan sejahtera? Bukankah Negara wajib melindungi, mengayomi, dan mensejahterakan rakyatnya?        ( Slamet Priyadi di Lido – Bogor )


“SALAM SEROJA MELATI JINGGA” by Ki Sukarwo

“SALAM SEROJA MELATI JINGGA” by Ki Sukarwo ( Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun )

"Salam Seroja Melati Jingga"
Bung Karno: "Salam Seroja Melati Jingga"
MINGGU, 11 SEPTEMBER 2011 - KITA SEMUA WAYANG – Merdeka! Salam Seroja Melati Jingga dari kami, Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun, barisan garda bangsa yang sekaligus patriot nasionalis dan penerus cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mari kita lakukan bersama tentang konsep berbagi kasih kepada sesama kita, keluarga tak mampu, untuk melaksanakan fitroh 2,5 kg beras yang diberikan pada setiap hari Jumat kepada setiap pengurus RT atau Ketua RT yang kemudian dicatat di buku Kas RT yang penggunaannya untuk keluarga tak mampu di lingkungan RT setempat.


Ini merupakan Pembukaan Amanat Merah Putih. Pelaksanaan AMPERA ( Amanat Penderitaan Rakyat ) dari Bung Karno tentang konsep “one get for all” satu untuk semua sebagai salah satu alternative untuk menyelesaikan masalah bangsa yang demikian kompleks di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama kemiskinan dan kelaparan.
 
* Inilah jalan menuju Masyarakat Adil, Makmur, dan Sejahtera, berdasarkan Pancasila.
* Inilah jalan menuju terwujudnya Indonesia Raya
* Inilah jalan menuju Indonesia menjadi Mecusuar Dunia.

Ini merupakan pesan dan amanat dari "GARUDA KENCANA SAKTI PANEMBAHAN RAJA MAYA BUNG KARNO KI SUKARWO SURYA NEGARA JAGUL ALAM SUNAN POJOK PANGERAN SEDAH SOSROBAHU" kepada setiap pemimpin diseluruh tataran bangsa dan Negara di seluruh Nusantara. "Sopo menungso sing gelem manut mareng Ingsun, wis ora usah nyawang paugeran. Liyan kabeh wis tumoto bakal ndadek ake mulyo ning jagad". ( Slamet Priyadi di Lido - Bogor )

Kamis, 08 September 2011

"KITA SEMUA ADALAH WAYANG" By Ki Sukarwo Padepokan Tajul Muluk Kahuripan - Madiun

KAMIS, 8 SEPTEMBER - KITA SEMUA WAYANG:  Kata "Kita Semua adalah Wayang" menurut Ki Sukarwo dari Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun, "itu sama artinya dengan  Ra, Ga, Ra, Ma, yang  berarti sudah tiba saatnya tatanan tuntutan Raga Rama menjadi acuan era baru dalam jagad anyar ginelar ini". 

Dinyatakan pula, "Sudah  saatnya pula Sila pertama dari Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa Maujud di dalam prilaku berbangsa dan bernegara di Negeri Jawadwipa bumi Nusantara Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) ini". 

Lebih lanjut Ki Sukarwo menjelaskan, "Berketuhanan Yang Maha Esa pada manusia tidak sama artinya dengan manusia beragama. Manusia Berketuhanan Yang Maha Esa adalah manusia yang meyakini, bahwa Tuhan Yang Maha Esa itu ada di dalam jiwa dan raganya, dan selalu bersamanya di mana saja dia berada, sampai kapanpun, sampai ajal menjemputnya. Sehingga dengan demikian segala sikap, tutur kata, dan  prilakunya memancarkan sifat-sifat Tuhan yang dapat memberikan cahaya kehidupan bagi manusia. Adapun manusia beragama adalah manusia yang masih mencari keberadaan Tuhan. Dalam referensi Islam disebut "Meniti Thoriqah". ( Denmas Priyadi di Lido - Bogor )

Rabu, 07 September 2011

“SALAM SEROJA” ( Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun )


“SALAM SEROJA” ( Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun )

RABU, 7 SEPTEMBER 2011 - KITA SEMUA WAYANG – Merdeka! Salam Seroja Melati Jingga dari kami, Padepokan Tajul Muluk Kahuripan Madiun. Mari kita lakukan bersama tentang konsep berbagi kasih kepada sesama kita, keluarga tak mampu, untuk melaksanakan fitroh 2,5 kg beras yang diberikan pada setiap hari Jumat kepada setiap pengurus RT atau Ketua RT yang kemudian dicatat di buku Kas RT yang penggunaannya untuk keluarga tak mampu di lingkungan RT setempat.

Ini merupakan Pembukaan Amanat Merah Putih. Pelaksanaan AMPERA ( Amanat Penderitaan Rakyat ) dari Bung Karno tentang konsep “one get for all” satu untuk semua sebagai salah satu alternative untuk menyelesaikan masalah bangsa yang demikian kompleks di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)terutama kemiskinan dan kelaparan.

         Inilah jalan menuju Masyarakat Adil, Makmur, dan Sejahtera, berdasarkan Pancasila.
         Inilah jalan menuju terwujudnya Indonesia Raya
         Inilah jalan menuju Indonesia menjadi Mecusuar Dunia.

Ini merupakan pesan dari Panembahan Raja Maya Garuda Kencana Sakti “BUNG KARNO” KI SUKARWO SURYA NEGARA JAGUL ALAM SUNAN POJOK PANGERAN SEDAH SOSROBAHU kepada setiap pemimpin diseluruh tataran bangsa dan Negara di seluruh Nusantara.
 ( Posted by Slamet Priyadi di Lido - Bogor )